Pilkada 2024

KPU Kabupaten Sukoharjo Lakukan Penarikan Logistik Pemilu 2024 di 12 Kecamatan

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo akan melaksanakan penarikan logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 pada Senin, 2 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 1519 Tahun 2024 tentang Pedoman Tata Kelola Logistik Pemilihan Kepala Daerah.   Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo, menyampaikan bahwa penarikan logistik akan dilakukan serentak di 12 kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo. Proses ini dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik awal di kantor KPU Kabupaten Sukoharjo, kemudian menuju gudang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di masing-masing kecamatan, dan berakhir di Gudang KPU Kabupaten Sukoharjo di Jl. Veteran Barat, Ngrukem Carikan, Kelurahan Sukoharjo.   “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh logistik pemilihan, seperti kotak suara, surat suara, dan perlengkapan lainnya, kembali ke KPU dengan aman dan tepat waktu. Kami telah menyiapkan tim khusus untuk mengawal proses penarikan ini,” ujar Syakbani.   Ia menambahkan bahwa pengamanan dan pengawalan logistik dilakukan bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri. “Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk jajaran PPK, PPS, dan stakeholder terkait, dalam mendukung kelancaran proses ini,” imbuhnya.   KPU Kabupaten Sukoharjo mengimbau seluruh jajaran di tingkat kecamatan untuk mempersiapkan logistik secara maksimal sesuai jadwal yang telah ditentukan. Proses penarikan logistik ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2024, memastikan kelancaran proses selanjutnya hingga pengumuman hasil resmi.

KPU Sukoharjo Siap Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo akan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo Tahun 2024. Rapat Pleno  ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Desember 2024, mulai pukul 09.00 WIB di Kantor KPU Kabupaten Sukoharjo. Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo sekaligus menegaskan pentingnya transparansi dalam proses ini. “Rapat pleno akan dilakukan secara terbuka dan disiarkan melalui live streaming. Ini merupakan upaya kami untuk memberikan akses luas kepada masyarakat agar dapat menyaksikan langsung proses rekapitulasi sesuai prinsip keterbukaan dalam penyelenggaraan pemilu,” kata Syakbani, Senin (2/12) Dalam rapat pleno ini, pasangan calon diperbolehkan menghadirkan maksimal dua saksi. Bambang menjelaskan, saksi yang hadir wajib membawa undangan rapat serta surat mandat yang ditandatangani oleh pasangan calon atau Ketua Tim Kampanye. “Setiap saksi dapat mewakili satu atau dua pasangan calon, asalkan terdapat minimal satu partai pengusul yang sama pada masing-masing jenis pemilihan,” tambahnya. Syakbani juga memastikan bahwa seluruh tahapan rekapitulasi di tingkat kecamatan telah selesai sebelum pleno di tingkat kabupaten dimulai.  “Kami sudah menginstruksikan kepada PPK agar menyerahkan hasil pleno kecamatan ke KPU Kabupaten paling lambat Minggu, 1 Desember 2024, pukul 23.59 WIB,” ujarnya. Selain melibatkan saksi dan pengawas, KPU juga akan mengundang berbagai stakeholder untuk turut hadir dalam rapat pleno ini. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas proses pemilu di Kabupaten Sukoharjo. Dengan segala persiapan yang dilakukan, KPU Sukoharjo optimistis proses rekapitulasi akan berjalan lancar dan kredibel.  “Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan pemilu yang jujur, adil, dan transparan,” pungkas Syakbani.

KPU Sukoharjo Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Hukum dan Kontra Memori Banding Sengketa Pemilu 2024

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo akan mengadakan Rapat Koordinasi Pembuatan Dokumen Hukum dan Kontra Memori Banding terkait Penyelesaian Sengketa Pemilu 2024. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 Desember 2024, pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor KPU Kabupaten Sukoharjo, Jln Diponegoro No. 41b, Joho, Sukoharjo.   Anggota KPU Kabupaten Sukoharjo divisi Hukum dan Pengawasan Isyadi , mengungkapkan bahwa rapat ini merupakan bagian penting dari upaya KPU dalam menghadapi potensi sengketa pemilu. “Kami ingin memastikan bahwa setiap proses penyelesaian sengketa pemilu berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, kami akan menyusun dokumen hukum dan kontra memori banding secara komprehensif,” ujar Isyadi, Jumat (29/11).   Isyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini akan melibatkan seluruh jajaran KPU Kabupaten Sukoharjo, termasuk Ketua dan Anggota KPU, Sekretaris, Kasubbag, Staf, dan PPNPN. “Kami mengundang seluruh pihak terkait untuk hadir dan berpartisipasi dalam rapat koordinasi ini, guna menyatukan langkah dan strategi hukum yang diperlukan,” tambahnya.   Lebih lanjut, Isyadi menekankan pentingnya koordinasi yang solid dalam menghadapi berbagai dinamika pemilu. “Dengan kerja sama yang baik antar seluruh elemen di KPU, kami optimistis mampu menyusun dokumen yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.   Acara ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek legalitas dalam proses pemilu, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap KPU sebagai penyelenggara yang independen dan profesional.  “Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi kepentingan bersama,” tutup Isyadi

Pilkada Serentak 2024 di Sukoharjo Berjalan Lancar dan Tertib , KPU Apresiasi Semua Pihak

 Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo pada Rabu (27/11) telah berlangsung dengan sukses. Saat ini, tahapan Pilkada memasuki proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan hingga kabupaten.   “Alhamdulillah, atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, secara umum Pilkada Serentak 2024 berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Syakbani dalam keterangannya.   Ia mengakui adanya beberapa kendala teknis di Tempat Pemungutan Suara (TPS), seperti kelebihan atau kekurangan logistik pemilihan ,Namun permasalahan tersebut berhasil diatasi berkat kerja sama solid dari tim penyelenggara dan dukungan semua pihak.   “Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemilih, pasangan calon , partai politik, serta jajaran penyelenggara di semua tingkatan, mulai dari PPK, PPS, dan sekretariat, hingga KPPS dan Bawaslu beserta jajarannya, yang telah bekerja keras menyukseskan Pilkada ini,” tambahnya.   Syakbani juga mengucapkan terima kasih kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, serta pemangku kebijakan atas dukungannya penuh selama persiapan dan pelaksanaan Pilkada.   “Kami mengajak semua pihak untuk tetap mengikuti proses penghitungan dan rekapitulasi berjenjang sampai hasil resmi diumumkan. Mari kita hormati hasil Pilkada dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan aman,” pungkasnya.   Dengan suasana yang kondusif dan partisipasi aktif semua elemen masyarakat, KPU Kabupaten Sukoharjo optimis bahwa proses Pilkada 2024 akan berjalan hingga tahap akhir dengan baik.

Pilkada 2024 Lancar, Tidak Ada PSU

Pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada Rabu (27/11) di 1.305 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Sukoharjo berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Hasil mitigasi hingga Kamis (29/11) tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU).  Hal ini disampaikan oleh Bambang Muryanto, Komisioner KPU Kabupaten Sukoharjo sekaligus Ketua Divisi Teknis, yang memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. "Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KPPS, pengawas TPS, pemantau, saksi, serta seluruh stakeholder pemilu yang telah bekerja keras menyukseskan proses ini. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan tidak ada halangan signifikan," ungkap Bambang, Kamis (28/11). Ia juga menyoroti adanya riak-riak kecil dalam proses administrasi, namun hal itu merupakan bagian dari dinamika yang wajar dalam pemilu atau pemilihan. "Secara prinsip, KPU dan jajarannya selalu berkomitmen melayani pemilih agar dapat menggunakan hak pilihnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Tidak ada peserta pemilu yang dirugikan dalam proses ini," tegasnya. Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ada potensi pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sukoharjo. "Alhamdulillah, dari mitigasi yang kami lakukan, tidak ada indikasi PSU di Kabupaten Sukoharjo. Ini tentu menjadi capaian positif bagi kita semua," tambahnya. Labuh lanjut dikatakan Bambang, saat ini tengah dilakukan proses pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan resmi dimulai hari ini, Kamis (28/11), sesuai dengan Lampiran 1 PKPU 18 Tahun 2024. Kecamatan Polokarto menjadi wilayah pertama yang melaksanakan pleno. Sementara itu, 11 kecamatan lainnya akan memulai rekapitulasi pada Jumat (29/11). Bambang memperkirakan proses pleno di tingkat kecamatan akan berlangsung selama dua hingga tiga hari, tergantung pada jumlah TPS di masing-masing wilayah.  "Jika jumlah TPS sedikit, mungkin bisa selesai dalam dua hari. Namun, untuk kecamatan dengan jumlah TPS banyak, kami perkirakan akan selesai dalam tiga hari. Kami optimistis proses ini akan sesuai jadwal," ujarnya. Pleno di tingkat kabupaten sendiri direncanakan berlangsung pada Senin, 2 Desember 2024. KPU Sukoharjo berharap seluruh tahapan ini berjalan lancar hingga selesai, dengan tetap menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas. "Kami mohon dukungan dari seluruh pihak agar proses ini terus berjalan dengan baik. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pemilu di Sukoharjo," pungkas Bambang.

Batman Keliling Kampung Larangan: Aksi Superhero Ajak Warga Sukoharjo Rayakan Pesta Demokrasi

Pemandangan tak biasa terlihat di Kampung Larangan, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo Kota, pada hari Pilkada Serentak 2024, Rabu (27/11). Seorang pria berkostum superhero Batman berkeliling kampung menggunakan megaphone dan sirine, mengajak warga untuk tidak melewatkan kesempatan memberikan suara mereka di TPS. Pria di balik kostum Batman tersebut adalah Agus Widanarko, relawan demokrasi sekaligus warga setempat. Dalam aksi bertajuk “Sukacita Pesta Demokrasi: Stop Golput dan Ayo Nyoblos”, Agus mengingatkan warga agar tidak melewatkan kesempatan mencoblos, terutama di jam-jam terakhir. “Kami keliling dari pagi, mengingatkan warga agar tidak lupa mencoblos. Menggunakan megaphone dan sirine, kami ajak warga bangun dan menuju TPS. Tadi ada satu warga, Mbak Harni, yang hampir ketiduran. Setelah mendengar sirine, dia langsung keluar dan menuju TPS,” ungkap Agus, Rabu (27/11) Selain mengingatkan warga untuk memilih, Agus juga membagikan pamflet literasi demokrasi dari KPU dan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo. Pamflet tersebut berisi ajakan untuk mengawasi jalannya pemilu dan menolak segala bentuk politik uang.  "Kami juga menyampaikan pesan agar warga melapor jika menemukan pelanggaran. Literasi ini penting agar masyarakat sadar hak dan kewajiban mereka dalam pemilu,” tambahnya. Agus tak hanya fokus pada pemilih dewasa, tetapi juga anak-anak yang datang ke TPS bersama orang tua mereka. Mengenakan kostum Batman, ia menghibur anak-anak dan memberikan edukasi ringan tentang proses demokrasi.  “Banyak anak-anak minta foto. Kami juga jelaskan bahwa pemilu adalah proses penting dalam memilih pemimpin, agar mereka paham sejak dini,” ujarnya. Agus berharap aksi ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih dan menurunkan angka golput.  “Semoga warga makin antusias datang ke TPS dan sadar bahwa suara mereka menentukan masa depan. Pemilu itu harus dirayakan dengan suka cita, ceria, dan penuh semangat,” tutup Agus. Aksi unik Agus Widanarko sebagai Batman menambah semarak pesta demokrasi di Sukoharjo dan menjadi inspirasi bahwa partisipasi aktif masyarakat, dalam bentuk apa pun, sangat penting untuk menyukseskan pemilu.

Populer

Belum ada data.