Berita Terkini

Divisi Sosdiklihparmas Garda Terdepan Dalam Menampilkan Citra Positif KPU

Sukoharjo, kpu.go.id - Anggota KPU Kabupaten Sukoharjo Suci Handayani, Sekretaris Suhadi dan staf  Agung Siswanto menghadiri   Rapat Kerja Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Rabu (15/3/2023) di Kantor KPU Kabupaten Brebes. Rapat kerja membahas  strategi sosialisasi , pendidikan pemilih dan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024 ; hubungan antar lembaga;  aplikasi Siparmas (Sistim Informasi Partisipasi Masyarakat ; pengunaan anggaran sosialisasi dan sekaligus melakukan sosialisasi tatap muka di salah satu lapak bawang merah Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Dibuka oleh Anggota KPU provinsi Jawa Tengah Ikhwanudin, pengarahan oleh Ketua KPU Paulus Widiyantoro  dan Anggota Taufiqurohman serta narasumber divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat  Eny Misdayanti  dan Sekretaris Rudinal .  Dengan peserta  Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi  Masyarakat  serta Sekretaris 15 kab/kota di Jawa Tengah. Paulus Widiyantoro mengingatkan  Divisi Sosdiklihparmas adalah garda terdepan dalam menampilkan citra positif dari KPU, menjadi sumber pertama yang memberi informasi kepemiluan kepada masyarakat. Sehingga harus memberikan upaya sosialisasi yang optimal. Kadiv SDM dan Litbang  M. Taufiqurrohman menyampaikan arahan agar personil sosdiklihparmas menjadi pribadi yang tangguh dan selalu kreatif. Narasumber  Kadiv Sosdiklihparmas KPU Jateng  Eni Misdayani dalam  materinya memaparkan terkait kebijakan KPU RI  dalam pelaksanaan sosialisasi pemilu 2024. Diantaranya melanjutkan roadmap sosdiklihparmas di tahun 2023, peningkatan peran bakohumas, dan strategi efektif dalam melaksanakan sosialisasi pemilu 2024. Tantangan pemilu 2024 lebih besar salah satunya  mempertahankan tingkat partisipasi  pemilih Jateng diangka 80 persen. Untuk itu, hal yang  harus kita lakukan seperti  menekankan dan mengajak pemilih hadir ke TPS, dalam sosialisasi memastikan 2 hal yakni memastikan masyarakat sudah tahu  hari pemungutan suara  Rabu 14 Februari 2024 dan memastikan setiap orang harus masuk ke DPT. “Kawan kawan harus punya inovasi, menekankan pada tema besar pemilu yakni Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa,” tutur Eny. Beberapa variable; Pertama persiapan yakni Partisipasi di dalam proses pembentukan Lembaga penyelenggara pemilu; partisipasi di dalam proses pendaftaran pesertapemilu; dan partisipasi di dalam proses pendaftaran pemilih. Kedua dalam penyelenggaraan: partisipasi di dalam proses Pendidikan pemilih; Partisipasi di dalam proses pencalonan; partisipasi di dalam proses kampanye; partisipasi di dalam proses pemungutan suara; dan partisipasi di dalam proses penghitungan dan rekapitulasi suara. Ketiga paska Penyelenggaraan :partisipasi di dalam proses evaluasi pemilu Ia juga menekankan bahwa roadmap sosdiklih pada penajaman segmentasi misalnya segmen pemula, perempuan, kel rentan, disabitas;  mekanisme umpan balik; dan kompetisi ide seperti sayembara kompetensi. (sh)  

Perempuan Pemilih Potensial, Rombongan KPU Jateng Temui Ibu Buruh Lapak Bawang Merah Brebes

Sukoharjo,kpu.go.id- Perempuan merupakan salah satu pemilih potensial dalam pemilu, hal itulah yang mendasari rombongan KPU Provinsi Jawa Tengah beserta 15 KPU Kabupaten/Kota memberikan sosialisasi Pemilu 2024 kepada ibu-ibu  yang bekerja sebagai buruh pembersih bawang merah di  salah satu lapak bawang merah Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Rabu (15/03/ 2023). Tak kurang dari 100 ibu-ibu dan beberapa orang bapak  mendapatkan informasi Pemilu 2024 terutama jadwal tahapan , hari pemungutan suara dan pencocokan penelitian (coklit) data pemilih yang disampaikan secara langsung oleh rombongan KPU Provinsi Jawa Tengah, diantaranya ada Anggota KPU Sukoharjo Suci Handayani. Terlihat ibu-ibu yang saat ditemui sedang bekerja membersihkan bawang merah sangat antusias  berdialog dan  menjawab keingintahuan rombongan yang hadir. Salah satunya Sariuk (63 th) perempuan asal Desa Pakijangan Tugubandar ini mengaku bekerja sebagai pembersih bawang putih dari jam 6 pagi sampai rata-rata berakhir jam 5 sore. Pekerjaan yang dilakoni sejak puluhan tahun silam ini cukup membantu perekonomian keluarganya dengan suami dan 3 anak. Sementara ia bekerja di lapak bawang, suaminya bekerja sebagai buruh tani. Meskipun upah sekilo bawang hanya Rp 1.000, tetapi dalam sehari ia mengaku cukup lumayan berhasil mengumpulkan uang paling sedikit Rp 50.000 dan terkadang bisa Rp 100.000. Saat ditanyakan apakah sudah didatangi petugas Pantarlih untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih, ia mengaku sudah karena petugasnya masih saudara sendiri dan ia bersama suami dan 3 anak sudah di data. “Sudah ada petugas yang datang kebetulan masih saudara sendiri dan satu rumah 5 orang sudah di data,” ujarnya. Ia mengaku senang dengan kedatangan KPU  ke  lapak tempatnya bekerja  memberikan informasi pemilu sekaligus memberikan kaos dan leaflet. Ini mau saya simpan biar tidak lupa kalau tanggal 14 Februari ada pemilu,tambahnya saat menerima leaflet yang berisi informasi hari pemungutan suara Pemilu 2024. Sariuk sempat menyampaikan harapan supaya pemilu lancar agar pekerja seperti dirinya bisa tetap bekerja dan mendapatkan penghasilan. Kegiatan sosialisasi kepada pekerja pengupas bawang merah tersebut merupakan rangkaian  Rapat Koordinasi  Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dengan peserta  Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat serta Sekretaris dari  15 KPU Kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kegiatan  di kantor KPU Brebes di prakarsai  KPU Provinsi Jawa Tengah. Rakord  dibuka oleh Anggota KPU provinsi Jawa Tengah Ikhwanudin, pengarahan oleh Ketua KPU Paulus  Widiyantoro dan Anggota Taufiqurohman serta narasumber Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat  Eny Misdayanti  dan Sekretaris Rudinal .  (sh)

Monitoring dan Supervisi Guna Pastikan 100% Coklit Lancar

Sukoharjo, kpu.go.id- Pemutakhiran Data Pemilih adalah kegiatan untuk memperbaharui data Pemilih berdasarkan DPT dari Pemilu dan Pemilihan Terakhir, serta DPTLN yang disandingkan dengan DP4 serta dilakukan pencocokan dan penelitian yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota dengan dibantu oleh PPK, PPLN, PPS, dan Pantarlih.  Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data Pemilih untuk Pemilu 2024 mulai dilakukan pada tanggal 12 Februari 2023 dan akan berakhir pada Selasa 14 Maret 2023. Sejak hari Jumat (10/3/2023) lalu dan hari ini Senin (13/3/2023) Ketua, Anggota, Sekretaris dan staf KPU Kabupaten Sukoharjo melakukan monitoring dan supervisi kepada jajaran PPK di 12 kecamatan yakni Kecamatan Kartasura, Gatak, Baki, Grogol, Mojolaban, Polokarto, Bendosari, Nguter, Sukoharjo, Bulu, Tawangsari, dan Weru. Monitoring dan supervisi  dilakukan guna memastikan proses coklit berjalan dengan lancar dan selesai sesuai jadwal yang ditetapkan. Sekaligus memberikan arahan dan saran terkait kendala di lapangan. Dari temuan di lapangan, hampir semua kecamatan capaian sudah 100 % baik untuk coklit manual dan e-coklit, hanya ada beberapa kecamatan yang (sampai siang hari) mencapai 99%.  Secara umum kendala yang ditemui dilapangan yakni cuaca (hujan), datang ke pemilih berulang kali karena belum bisa ditemui dan agak susahnya menemui warga yang tinggal diperumahan elit. Tetapi semua kendala tersebut menjadi tantangan tersendiri dan bisa diatasi oleh Pantarlih. Hal itu bisa dilihat dari capaian coklit sampai H-1 ( 13/3/2023 malam) mencapai  100%. (sh)  

Anggota KPU Jawa Tengah Berikan Motivasi PPK Sukoharjo

Sukoharjo, kpu.go.id- KPU Kabupaten Sukoharjo menerima kunjungan Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Henry Wahyono , dalam rangka monitoring dan supervisi pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) data Pemilih untuk Pemilu 2024, Selasa (7/3/2023). Kehadiran Henry disambut dengan hangat Anggota KPU Kabupaten Sukoharjo Cecep Choirul Sholeh, Ita Efiyati, Syakbani Eko Raharjo, Suci Handayani dan Sekretaris Suhadi. Dalam kesempatan tersebut anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Jawa Tengah ini memberikan arahan dan motivasi kepada 60 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Sukoharjo, di Pendopo Kantor KPU Kabupaten Sukoharjo. Henry menyampaikan progress coklit  di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, terutama di Sukoharjo  yang secara umum semua berjalan dengan lancar sesuai dengan target capaian yang diharapkan. Ia juga memaparkan hal-hal terkait dengan proses coklit yang bisa ditemui Pantarlih misalnya soal pemilih yang ditemui sudah meninggal dunia maka harus ada dokumen kematian yang bersangkutan . Tidak cukup dengan hanya keterangan lesan dari keluarga tersebut. Juga terkait dengan perubahan  status pemilih dari warga sipil ke TNI atau Polisi diperlukan dokumen resmi pun sebaliknya dari warga sipil menjadi TNI/Polri. “Status tersebut bisa jadi ditemui dilapangan, oleh karenanya Pantarlih tetap berusaha meminta bukti dokumen resmi,” ucapnya. Ia berharap proses coklit bisa selesai menjelang hari-hari terakhir jadwal pelaksanaan coklit . Mudah-mudahan sebelum tanggal 14 Maret proses coklit sudah selesa dilaksanakan, tambahnya lagi.  Tak lupa ia juga  menyampaikan terimakasih atas capaian coklit di Kabupaten Sukoharjo yang melebihi 60% sampai minggu ke-3 coklit. (sh)

Bahagia Menjadi Kunci Penting Kesuksesan Badan Adhoc Menjalankan Tugas

Sukoharjo, kpu.go.id- Saat ini tahapan Pemilu 2024 Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih  memasuki pencocokan dan penelitain (coklit) data pemilih. KPU Kabupaten Sukoharjo dan jajaran penyelenggara badan adhoc  di tingkat kecamatan yakni PPK maupun di desa/kelurahan melalui PPS  di bantu  Pantarlih siap setiap saat bertugas. Untuk mengetahui lebih dalam persiapan penyelenggara badan adhoc dalam semua tahapan Pemilu 2024, Jagongan Demokrasi edisi #48,  memperbincangkan tentang Yuk Cek Kersiapan  Badan Adhoc Dalam Pemilu 2024, menghadirkan tamu  ketua PPK Polokarto Rini Wahyuni. Host Jagongan Demokrasi , Anggota KPU Suci Handayani mengulik persiapan-persiapan PPK Polokarto dalam mensukseskan semua tahapan Pemilu. Rini berujar seluruh jajaran PPK dan PPS kecamatan Polokarto siap 24 jam menjalankan tugas dalam mensukseskan Pemilu 2024. Seperti saat ini dalam proses coklit , PPS dan Pantarlih melakukan coklit sejak 12 Februari 2023. Secara keseluruhan berjalan dengan lancar. Menariknya, sebagai ketua PPK yang juga ibu rumah tangga mempunyai peran ganda dalam sektor domestik dan publik tetapi Rini Wahyuni mampu menjalankan semua dengan baik berbekal kunci rasa bahagia. “Rasa Bahagia ini  menjadi kunci penting dalam menjalakan tugas sehingga semua merasa tidak ada keberatan dan bisa bertugas sesuai dengan tanggungjawab masing-masing,” Ia menerapkan agar semua jajaran PPK dan PPS bekerja dengan senang dan Bahagia karena diyakininya dengan rasa Bahagia semua bisa terlaksana dengan lancar dan sukses. Lebih lanjut Rini juga mengungkapkan peran ketua PPK amat penting dalam memberikan contoh kepada jajarannya dalam bekerja. Kami tidak hanya meminta tetapi juga memberikan contoh sehingga semua bisa melaksanakan dengan baik, urainya. Meskipun hari pemungutan suara masih lama, tetapi Rini sudah mempunyai perencanaan untuk mendorong warga pemilih mengunakan hak pilihnya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu 14 Februari 2024 mendatang. Sosialisasi dilakukan secara terus menerus di berbagai kesempatan dan di semua forum dan  tingkatan  baik kecamatan,desa, forum PKK kecamatan, desa, RT  bahkan sampai di tingkat Dasa Wisma (Dawis ). “Upaya itu kami lakukan agar tingkat kehadiran pemilih tinggi seperti pada Pemilu 2019 lalu yakni 83,69% atau lebih tinggi lagi.” Seperti orang punya hajatan dengan mengundang banyak tamu, tentunya kami akan sangat Bahagia juga tamu yang diundang nanti datang semua,kata Rini lagi. Jagongan Demokrasi ditayangkan melalui YouTube KPU Kabupaten Sukoharjo dan Radio TOP FM, Selasa (7/3/2023) jam 10.00 WIB. (sh)

Pantarlih Kelurahan Gayam Coklit Bupati Sukoharjo

Sukoharjo, kpu.go.id - Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Kelurahan  Gayam Kecamatan Sukoharjo melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih (coklit)  kepada  Bupati Sukoharjo ,Hj Etik Suryani , di Rumah Dinas Bupati Sukoharjo, Rabu (22/02/2023). Kedatangan  Pantarlih Anita Setyowati  didampingi Anggota KPU Kabupaten Sukoharjo Cecep Choirul Sholeh, Sekretaris Suhadi , PPK Sukoharjo serta PPS Kelurahan Gayam. Bupati Etik menerima rombongan KPU Sukoharjo dengan baik dan memberikan informasi data-data yang dibutuhkan untuk pencocokan dan penelitian  data pemilih. Berdasarkan data, Bupati Etik Suryani dan keluarga terdaftar di TPS 09 Kelurahan Gayam Kecamatan Sukoharjo. “Iya, Bupati Etik dan keluarga tercatat terdaftar dalam TPS 09 Kelurahan Gayam Kecamatan Sukoharjo.” Ujar Cecep usai mendampingi Pantarlih  melakukan coklit. Ia mengatakan coklit berjalan dengan lancar dan Bupati Etik menyampaikan data-data yang dibutuhkan Pantarlih . Lebih lanjut Cecep mengatakan jika seyogyanya Bupati Etik akan di coklit pada tanggal 12 Februari lalu, saat hari pertama coklit tetapi tidak jadi lantaran ada acara di luar kota. “Coklit hari pertama kami tujukan kepada tokoh-tokoh masyarakat di Sukoharjo seperti Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD , Ketua Bawaslu dan tokoh lainnya. Ada yang bisa tetapi ada yang terealisasi setelah tanggal 12 lalu,” katanya. Secara umum ia mengungkapkan keseluruhan coklit berjalan lancar meskipun terkendala hujan yang turun hampir setiap harinya. Disampaikan Cecep, jumlah Pantarlih yang melakukan coklit sebanyak 2.533 orang sesuai jumlah TPS pada Pemilu 2024. Agenda coklit data pemilih sendiri dilakukan mulai 12 Februari hingga 14 Maret 2023. Turut hadir anggota Bawaslu Sukoharjo Rochmat Basuki serta Panwascam beserta jajarannya. (sh)