Berita Terkini

KPU Kabupaten Sukoharjo Gelar Apel Rutin, Tekankan Soliditas dan Ide Kreatif untuk Regulasi Pemilu ke Depan

Sukoharjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar apel rutin pada Senin (11/8/2025) di halaman kantor KPU Kabupaten Sukoharjo. Apel diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat KPU Kabupaten Sukoharjo, dengan pembina apel Bambang Muryanto, Anggota KPU Kabupaten Sukoharjo Divisi Teknis Penyelenggara. Dalam arahannya, Bambang Muryanto mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun kekompakan, soliditas, dan kerja sama, sekaligus mendorong setiap pegawai untuk menyumbangkan ide-ide kreatif. Menurutnya, meskipun saat ini KPU berada di luar tahapan Pemilu, kinerja dan keberadaan lembaga tetap dibutuhkan. Bambang juga menyoroti Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan pemisahan antara Pemilu Nasional dan Pemilihan Lokal. Keputusan ini akan berimplikasi pada perubahan signifikan terhadap Undang-Undang Pemilu. Dengan adanya putusan ini, diharapkan dapat memberikan ide-ide yang konstruktif untuk membantu KPU dalam merumuskan regulasi Pemilu ke depan. Apel rutin ini menjadi salah satu sarana mempererat kebersamaan di lingkungan KPU Kabupaten Sukoharjo, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang semakin baik di masa mendatang.

Apel Rutin, Ketua KPU Tekankan Semangat Kinerja dan Optimalkan Agenda Bulan Agustus

Sukoharjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar apel pagi rutin pada Senin, 4 Agustus 2025, bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sukoharjo. Apel diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan komisioner KPU Kabupaten Sukoharjo. Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo, bertindak selaku pembina apel. Dalam arahannya, ia menyampaikan pentingnya menjaga semangat dan etos kerja meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan pemilu. Selain itu, Ketua KPU juga mengingatkan agar seluruh rencana kegiatan KPU pada bulan Agustus yang telah ditetapkan melalui rapat rutin dapat dilaksanakan secara optimal dan penuh tanggung jawab oleh masing-masing divisi dan subbagian. Sebagai penutup apel, seluruh peserta saling bersalaman sebagai wujud kekompakan, kebersamaan, dan semangat dalam melaksanakan tugas kelembagaan.

KPU Kabupaten Sukoharjo Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik di Gereja Hati Kudus Yesus

Sukoharjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik pada Minggu, bertempat di Gereja Hati Kudus Yesus Sukoharjo. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari kalangan umat Katolik. Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam paparannya, Syakbani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada umat Katolik yang selama ini telah berperan aktif dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada, baik sebagai pemilih maupun sebagai penyelenggara, khususnya yang tergabung dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Lebih lanjut, Syakbani mengajak umat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data pemilih, antara lain dengan menginformasikan kepada KPU apabila terdapat umat yang telah berusia 17 tahun atau telah menikah meskipun belum berusia 17 tahun, pindah domisili, perubahan status dari TNI/Polri menjadi sipil, maupun jika ada anggota umat yang telah meninggal dunia. Di akhir sesi, Syakbani juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan demokrasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KPU Kabupaten Sukoharjo dalam memperluas jangkauan pendidikan politik kepada seluruh elemen masyarakat lintas agama dan kepercayaan.

KPU Kabupaten Sukoharjo Gelar Apel Rutin, Ketua KPU Tekankan Persiapan HUT RI ke-80

Sukoharjo – Senin, 28 Juli 2025 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo kembali melaksanakan apel pagi rutin di halaman kantor KPU Sukoharjo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan komisioner KPU Kabupaten Sukoharjo. Bertindak sebagai pembina apel adalah Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Syakhbani Eko Raharjo. Dalam arahannya, Syakhbani mengajak seluruh jajaran untuk menyusun dan merumuskan kegiatan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif KPU dalam kegiatan kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kemerdekaan. “Meski saat ini KPU tidak berada dalam tahapan Pemilu atau Pilkada, kita tetap harus menunjukkan eksistensi kelembagaan. Salah satunya adalah dengan terus mempublikasikan kegiatan-kegiatan yang telah dan akan kita laksanakan,” tegas Syakhbani. Lebih lanjut, ia mengingatkan agar seluruh kegiatan yang telah diputuskan dalam rapat internal segera dilaksanakan sesuai dengan rencana. Apel pagi rutin ini merupakan salah satu bentuk disiplin kerja sekaligus ruang komunikasi awal pekan bagi jajaran KPU Kabupaten Sukoharjo dalam menyatukan langkah dan strategi kerja ke depan.

KPU Kabupaten Sukoharjo Berbagi Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim di LKS Nur Hasan

Sukoharjo, 25 Juli 2025 — Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Syakhbani Eko Raharjo, didampingi oleh Sekretaris KPU Sukoharjo, Boedi Sulistyo, serta Kasubag Hukum dan SDM, Anton Praptono, melakukan kunjungan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Nur Hasan Sukoharjo dalam rangka kegiatan sosial pemberian santunan dan doa bersama anak yatim. Kehadiran jajaran KPU Kabupaten Sukoharjo disambut hangat oleh Mukhtar, selaku pembina LKS Nur Hasan. Dalam kesempatan tersebut, KPU menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim yang tinggal di lembaga tersebut. Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen KPU Kabupaten Sukoharjo dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat, serta menumbuhkan semangat empati dan kepedulian sosial sebagai penyelenggara Pemilu. Ketua KPU Sukoharjo, Syakhbani Eko Raharjo, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama seluruh peserta.

Sosialisasi Pendidikan Politik, KPU Sukoharjo Tekankan Inklusivitas dan Partisipasi Aktif Masyarakat

SUKOHARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo terus berkomitmen dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam demokrasi. Hal ini terlihat dari kehadiran Anggota KPU Kabupaten Sukoharjo Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Moerwedhy Tanomo, sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Tokoh Masyarakat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukoharjo pada hari Rabu, 23 Juli 2025, bertempat di Ruang Wijaya 1, Gedung Menara Wijaya. Peserta sosialisasi berjumlah sekitar 42 orang yang merupakan tokoh-tokoh masyarakat dari Kecamatan Mojolaban dan Kecamatan Polokarto. Dalam paparannya, Moerwedhy Tanomo menekankan semangat Pilkada 2024 yang inklusif, dengan menyasar kelompok-kelompok strategis seperti penyandang disabilitas, perempuan, dan komunitas keagamaan melalui program “KPU Goes to Community”. Selain itu, ia juga mengungkapkan pentingnya keberadaan layanan LAPOR PEMILIH dan penyediaan TPS yang aksesibel. Lebih lanjut, Wendi—sapaan akrabnya—memaparkan data pemilih tetap (DPT) Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Sukoharjo yang berjumlah 684.491 pemilih, dengan 5.197 di antaranya merupakan pemilih disabilitas. Ia juga mengulas indikator partisipasi pemilih yang mencapai 74,25 persen tertinggi di Jawa Tengah untuk Pilkada dengan calon tunggal, serta menunjukkan kedewasaan politik masyarakat Sukoharjo yang ditandai dengan minimnya pelanggaran dan tidak adanya konflik selama proses pemilu. Tak hanya dari unsur penyelenggara pemilu, sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi I DPRD Kabupaten Sukoharjo, Wisanggeni Indra Aji Kusuma, yang menyampaikan materi terkait pendidikan politik. Ia menekankan pentingnya literasi politik di kalangan masyarakat agar mampu berpartisipasi aktif dan cerdas dalam setiap tahapan demokrasi.