Berita Terkini

KPU Kabupaten Sukoharjo Laksanakan Coktas Data Pemilih Berkelanjutan

Sukoharjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan kegiatan pencocokan dan validasi data pemilih berkelanjutan (Coktas) pada Rabu, 17 September 2025. Tim yang dibentuk KPU Sukoharjo diterjunkan ke 12 kecamatan untuk melaksanakan coktas secara serentak. Pelaksanaan Coktas difokuskan pada pemutakhiran data Tidak Memenuhi Syarat (TMS), yakni penduduk yang telah meninggal dunia berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), serta penyisiran data invalid, khususnya pemilih yang tercatat berusia lebih dari 100 tahun. Kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi bagian penting dari program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Melalui kegiatan coktas ini, KPU Kabupaten Sukoharjo memastikan daftar pemilih di Sukoharjo semakin akurat dan mutakhir, sehingga dapat mendukung kualitas penyelenggaraan Pemilu yang akan datang. Dengan terlaksananya kegiatan ini, KPU Kabupaten Sukoharjo berharap hasil coktas dapat memperkuat validitas data pemilih sekaligus mencegah munculnya data ganda maupun data tidak valid dalam daftar pemilih.

Apel Rutin KPU Sukoharjo, Tekankan Penataan Logistik dan Digitalisasi Arsip

SUKOHARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo melaksanakan apel rutin pada Senin, 15 September 2025, di halaman kantor KPU Kabupaten Sukoharjo. Apel diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat KPU Sukoharjo dengan pembina apel Sekretaris KPU Kabupaten Sukoharjo, Boedi Sulistyo. Dalam arahannya, Boedi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim yang telah memfasilitasi kegiatan KPU RI bersama Komisi II DPR RI beberapa waktu lalu. Ia juga memberikan penghargaan kepada jajaran yang telah menyelesaikan proses lelang logistik Pemilihan 2024 dengan baik. Lebih lanjut, Boedi menekankan pentingnya segera membersihkan sisa logistik di gudang agar gudang dapat dikembalikan kepada pemiliknya. Selain itu, ia mengingatkan perlunya penataan arsip, khususnya melalui digitalisasi. Menurutnya, digitalisasi arsip akan mempermudah penyimpanan, pencarian, serta menjaga kerapian, sekaligus menghemat ruang. Apel rutin ini menjadi momentum bagi KPU Sukoharjo untuk terus meningkatkan kinerja dan kedisiplinan, sekaligus memantapkan langkah dalam menghadapi agenda kelembagaan ke depan.

Koordinasi seputar Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ( PDPB) untuk Triwulan ke 3

Anggota KPU Sukoharjo Divisi Perencanaan Data dan Informasi Arief Wicaksono didampingi Operator Sidalih Zahra Sakti melakukan Koordinasi seputar Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ( PDPB) untuk Triwulan ke 3 ke kantor Bawaslu Sukoharjo ,rabu 27 Agustus 2025. Dalam agenda koordinasi yang diterima oleh Ketua Bawaslu Sukoharjo Rohmad Basuki dan didampingi juga oleh 4 Pimpinan lainnya beserta staff bawaslu sukoharjo , Arief menyampaikan  bahwa KPU akan melakukan kegiatan Coklit Terbatas ( Coktas) yang rencananya akan dilaksanakan di minggu pertama bulan september ,serta rencana pleno rekapitulasi PDPB untuk Triwulan ke 3 yang akan diselenggarakan akhir bulan september atau awal oktober 2025. Coklit terbatas (Coktas ) dilakukan sebagai langkah tindak lanjut terhadap validasi data pemilih yang ada di KPU dengan data riil dilapangan. Dalam pelaksanaan coktas nanti,KPU akan melakukan koordinasi dengan pemerintah tingkat kecamatan maupun tingkat kelurahan/desa. Selain itu KPU sukoharjo juga telah berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait dalam pelaksanaan PDPB ini ,imbuh Arief .

Seluruh Jajaran Sekretariat KPU Sukoharjo Ikuti Sosialisasi Aplikasi SIMPEL

Sukoharjo – Seluruh jajaran sekretariat KPU Kabupaten Sukoharjo mengikuti kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelatihan (SIMPEL) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 26 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pemanfaatan aplikasi SIMPEL. Aplikasi tersebut dirancang sebagai sistem informasi yang mendukung pengelolaan pelatihan secara lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel, baik di lingkungan KPU Provinsi Jawa Tengah maupun KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan jajaran sekretariat KPU dapat lebih optimal dalam mengakses, memanfaatkan, dan mengelola data pelatihan, sehingga mendukung peningkatan kapasitas pegawai secara berkelanjutan. KPU Provinsi Jawa Tengah menekankan bahwa pemanfaatan aplikasi SIMPEL akan menjadi bagian penting dalam transformasi digital kelembagaan. KPU Kabupaten Sukoharjo menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah positif dalam mendukung profesionalitas dan kinerja kelembagaan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih baik.

KPU Sukoharjo Ikut Meriahkkan Pawai Pembangunan 2025

SUKOHARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo turut serta dalam kegiatan Pawai Pembangunan 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di kawasan Simpang lima Sukoharjo. Acara ini sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam pawai tersebut, KPU Kabupaten Sukoharjo mengusung tema “Ayo ke KPU Kabupaten Sukoharjo” sebagai ajakan kepada masyarakat untuk semakin dekat dan mengenal lembaga penyelenggara pemilu. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) kepada masyarakat. Melalui partisipasi ini, KPU ingin menegaskan peran aktifnya dalam memberikan edukasi politik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya demokrasi.  Kehadiran KPU Sukoharjo dalam pawai pembangunan mendapat perhatian masyarakat yang memadati jalur pawai. Semangat yang ditampilkan menjadi wujud komitmen KPU untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan cara kreatif dan inovatif. Partisipasi ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara KPU dan masyarakat Sukoharjo, sekaligus menjadi pengingat bahwa demokrasi hanya dapat berjalan baik dengan partisipasi aktif seluruh warga.

KPU Sukoharjo Gelar FGD E-Vote dan Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu

Sukoharjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “E-Vote dalam Pemilu, Evaluasi dan Terobosan SILON, serta Evaluasi Putusan MK Nomor 20/PUU-XI/2013 tentang Keterwakilan 30% Perempuan dalam Proses Pencalonan” pada Jumat (22/8/2025) di Pendopo KPU Kabupaten Sukoharjo. Ketua KPU Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesiapan menghadapi perkembangan teknologi, termasuk wacana penerapan e-voting dalam pemilu mendatang. Diskusi dipandu oleh Bambang Muryanto, S.T., M.H dengan menghadirkan narasumber dari Bawaslu, CBA Digitechno, serta perwakilan akademisi dan tokoh masyarakat. Para narasumber menyoroti keunggulan e-voting seperti efisiensi waktu, biaya, dan akurasi penghitungan suara, namun juga mengingatkan adanya tantangan, terutama terkait keamanan siber, kesiapan infrastruktur, serta kesetaraan akses teknologi di masyarakat. Selain itu, pembahasan juga menyentuh pentingnya keterwakilan perempuan 30% dalam pencalonan dan penguatan sistem informasi pencalonan (SILON). Hasil diskusi merekomendasikan agar e-voting dapat diuji coba pada tingkat tertentu, misalnya dalam pilkada, dengan tetap menjaga aspek keamanan, transparansi, dan kepercayaan publik. FGD ini diharapkan menjadi masukan penting bagi pengembangan kebijakan pemilu yang lebih modern dan demokratis.