Berita Terkini

KPU Sukoharjo Kolaborasi dengan HMI dan GMNI Univet Gelar Diskusi Bertema Merawat Demokrasi Indonesia

KPU Sukoharjo Kolaborasi dengan HMI dan GMNI Univet Gelar Diskusi Bertema “Merawat Demokrasi Indonesia” Sukoharjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Muh. Al-Fatih Univet Bantara dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Univet Bantara dalam sebuah program diskusi kebangsaan bertajuk “Merawat Demokrasi Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025, bertempat di Warung D’Boze, Sukoharjo, diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari mahasiswa, serta aktivis organisasi. Kegiafan ini hadiri Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif kolaboratif ini. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penjaga moral demokrasi dan mitra strategis dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan partisipatif. Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Isyadi Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Sukoharjo, serta Arief Wicaksono, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi. Keduanya membagikan pandangan dan pengalaman terkait peran strategis pemuda dan mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya dalam konteks penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan politik yang kritis dan konstruktif di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

KPU Kabupaten Sukoharjo Ikuti Skrining Kesehatan Kelompok dalam Rangka HUT Kabupaten Sukoharjo

Sukoharjo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Sukoharjo, jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo mengikuti kegiatan skrining kesehatan berbasis kelompok yang diselenggarakan pada Kamis, 10 Juli 2025, di Pendopo KPU Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Sukoharjo tentang pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dalam rangka HUT Kabupaten Sukoharjo. Melalui edaran tersebut, seluruh instansi di wilayah Sukoharjo didorong untuk turut serta dalam upaya deteksi dini kesehatan bagi pegawai maupun masyarakat umum. Skrining kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi faktor risiko kesehatan, kondisi pra-penyakit, dan penyakit tahap awal, guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Seluruh jajaran KPU Kabupaten Sukoharjo mengikuti pemeriksaan ini dengan antusias. Selain sebagai bagian dari perayaan HUT Kabupaten Sukoharjo, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan KPU terhadap program promotif dan preventif di bidang kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Harapannya, dengan langkah preventif ini, potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti secara tepat. KPU Kabupaten Sukoharjo menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan aparatur negara.

KPU Kabupaten Sukoharjo Gelar Apel Rutin Senin Pagi, Sampaikan Apresiasi dan Informasi Penting

Sukoharjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo melaksanakan apel rutin pada Senin pagi, 7 Juli 2025, di halaman kantor KPU Kabupaten Sukoharjo. Apel ini diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat KPU Sukoharjo dan dipimpin oleh Susi Wahyu Setyowati, selaku Kepala Subbagian Keuangan, Umum, dan Logistik. Dalam arahannya, Susi Wahyu Setyowati menyampaikan ucapan selamat kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinyatakan lulus dalam Seleksi Tahun 2024 Periode ke-II. Ia turut memberikan motivasi kepada pegawai yang belum berhasil agar tetap semangat dan tidak menyerah, seraya berharap agar segera menyusul dalam kesempatan berikutnya. Selain itu, disampaikan informasi terkait program screening kesehatan gratis dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang direncanakan dilaksanakan pada Jumat, 11 Juli 2025. Namun demikian, karena adanya kegiatan lain yang bersamaan, pelaksanaannya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan. Pembina apel juga mengingatkan kepada personil yang telah ditunjuk sebagai peserta dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) untuk mempersiapkan diri dengan baik. Sedangkan bagi pegawai lainnya, diharapkan tetap memberikan dukungan dengan hadir sebagai supporter tim KPU Sukoharjo. Menutup arahannya, Susi Wahyu Setyowati menekankan pentingnya penyelesaian administrasi yang belum rampung. Ia meminta agar seluruh bagian dapat segera menuntaskan dan melengkapi administrasi yang masih tertunda demi kelancaran pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan ( DPB ) Semester 1 Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, 4 Juli 2025

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan ( DPB ) Semester 1 Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah pada Jumat,4Juli 2025. Hadir lengkap Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah beserta dengan Sekretaris,Kabag dan Kasubag serta Staff , Rapat Pleno Terbuka juga mengundang jajaran Stake Holder seperti dinas dukcapil, dispermades,kantor kementrian hukum jawa tengah, unsur Polisi dan TNI ,parpol serta bawaslu. Turut pula menghadiri Anggota KPU Kabupaten Sukoharjo Arief Wicaksono beserta Operator Sidalih Zahra Sakti. Rapat yang dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah dan dilanjut Pembacaan Hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan oleh Ketua Divisi Data dan Informasi Paulus Widyantoro. Dalam pembacaan nya,dari hasil rekapitulasi se jawa tengah jumlah desa 576 , jumlah kelurahan 8.563 , jumlah pemilih laki laki 14.223.360 dan jumlah pemilih perempuan 14.294.374 sehingga total jumlah pemilih dalam semester 1 sebanyak 28.517.734. Acara ditutup dengan penandatanganan sekaligus penyerahan Berita Acara kepada tamu undangan.

Rapat sinkronisasi dan validasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) semester 1 tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Tengah

Anggota KPU Sukoharjo Divisi Data dan Informasi Arief Wicaksono beserta Operator Sidalih Zahra Sakti ,menghadiri acara rapat sinkronisasi dan validasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ( PDPB) semester 1 tahun 2025 tingkat provinsi jawa tengah pada  Kamis ,3 Juli 2025 Rapat yang diselenggarakan di kantor KPU Provinsi Jawa Tengah dihadiri oleh Ketua KPU Handi Tri Ujiono, Anggota KPU Basmar Perianto Amron dan Paulus Widianto serta Anggota Bawaslu Nur Kholiq. Dalam pembukaan nya Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah menegaskan pentingnya pemutakhiran data sebagai bentuk pelaksanaan amanat peraturan komisi pemilihan umum no 1 tahun 2025. Selain itu Handi juga menyampaikan bahwa KPU harus tetap terus meningkatkan kinerjanya yang salah satunya adalah menyajikan informasi kepemiluan melalui arsip arsip berbasis data dan sosialisasi kepada masyarakat umum yang bisa diakses via website,JDIH maupun sosial media ( facebook,instagram,tiktok ,X dll).

KPU Sukoharjo Gelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II

SUKOHARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2025 pada Rabu, 2 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kantor KPU Kabupaten Sukoharjo dan dibuka langsung oleh Ketua KPU Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo. Rapat pleno ini merupakan bagian dari komitmen KPU dalam menjaga akurasi dan kualitas data pemilih secara berkelanjutan. Dalam arahannya, Syakbani menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk memastikan data pemilih yang valid, mutakhir, dan menyeluruh sebagai dasar penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang demokratis. Pada kesempatan tersebut, Arief Wicaksono, Anggota KPU Sukoharjo Divisi Perencanaan Data dan Informasi, menyampaikan hasil rekapitulasi perubahan data pemilih triwulan II. Berdasarkan data, terdapat sebanyak 167 desa/kelurahan di Sukoharjo yang terdata dalam pemutakhiran kali ini. Jumlah pemilih baru tercatat sebanyak 2.517 orang, sementara pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 2.457 orang. Tidak terdapat data perbaikan pada triwulan ini. Secara Total Dalam Rekap Daftar Pemilih pada Triwulan ke 2 ( Dua ) menetapkan Jumlah Pemilih sebanyak 684.551 pemilih yang terdiri dari pemilih laki laki sebanyak 337.921 dan Perempuan sebanyak 346.630. Jumlah ini mengalami kenaikan jika dibandingkan jumlah DPT pada pemilu sebelumnya sebanyak 684.491. Kenaikan atau perubahan jumlah pemilih dipergaruhi oleh beberapa faktor yaitu Pemilih Baru , Pemilih Ubah Data dan Pe milih Tidak Memenuhi Syarat ( TMS ). Arief juga menjelaskan bahwa pemutakhiran data dilakukan berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri dan KPU RI, yang kemudian ditindak lanjuti oleh KPU Kabupaten Sukoharjo melalui koordinasi lintas sektor, antara lain dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), TNI/Polri, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya. Pemutakhiran ini berfokus pada pemilih pemula, perubahan data identitas kependudukan, pemilih yang telah meninggal dunia, perubahan status anggota TNI/Polri aktif atau nonaktif, serta warga negara asing (WNA) yang tidak memiliki hak pilih. Selain itu, disampaikan juga bahwa kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ( PDPB ) juga akan dilaksanakan setiap 3 bulan sekali, sehingga koordinasi dan komunikasi dengan pihak pihak terkait juga akan dilakukan secara simultan dalam waktu tersebut. Rapat pleno terbuka ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Polres Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo, Bawaslu Sukoharjo, Dinas Sosial, Kantor Kemenag, Pengadilan Negeri, Disdukcapil, Kesbangpol Sukoharjo, serta Bagian Pemerintahan Kabupaten Sukoharjo. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga integritas data pemilih demi suksesnya tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang.